Asal Usul Mustika Dayang Prambanan

Selama seminggu itu kang Masrukhan sama sekali tidak berkunjung ke kantor dikarenakan kesibukan luar yang sangat padat. Ingat akan tugas yang menunggunya di kantor, beliaupun memutuskan untuk menginap di kantpr guna menyelesaikan tugas yang masih menumpuk.

 

Namun hal ganjil terjadi di malam itu. Malam itu bukanlah malam bulan purnama namun saat membuka pintu kantor, tampak detil benda yang terdapat di dalam ruang tamu kala itu. Ruangan kantor memang tidak tampak seterang saat siang, namun cukup jelas terlihat detil benda yang terdapat didalamnya.

 

Kang Masrukhan mencoba masuk ke dalam tanpa menyalakan listrik, tidak terang tapi cukup jelas. Sayup-sayup kini terdengar suara cik cik cik, seperti bunyi gemerincing gelang kaki saat menari. Kang Masrukhan berjalan menuju ruang kerja karyawan mencoba mencari asal suara tersebut, kali saja ada salah satu staf kantor yang lupa mematikan audio.

 

Tapi ternyata suara tersebut tidak bersumber dari sana. Justru suaranya menghilang saat kang Masrukhan masuk ke ruang kerja karyawan.

 

Saat mencoba menaiki anak tangga ke lantai atas, suara gemerincing kembali terdengar, cukup nyaring malah. Kang Masrukhan mempercepat langkahnya menuju lantai atas untuk mengetahui sumber bunyi tersebut.

 

Betapa kagetnya beliau sesampainya di lantai atas. Tampak jelas beberapa gadis sedang menari-nari dengan lembut. Kang Masrukhan hanya terdiam di ambang pintu lantai atas. Sungguh sebuah tarian yang indah.

 

Wush, tiba-tiba semuanya menghilang seolah tersapu tiupan angin malam kala itu. Tidak ada lagi gadis yang menari dengan lemah gemulai, suara gemerincing kaki pun tak terdengar lagi.

 

Kang Masrukhan yang kala itu datang ke kantor untuk bekerja pun langsung menuju ke ruang kerjanya dan mencoba menyelesaikan satu per satu tugas yang telah menumpuk. Malam semakin larut, namun seolah mata kang masrukhan tidak mau diajak beristirahat, jadi kang Masrukhan meneruskan pekerjaannya hingga pagi menjelang.

 

Setelah subuh kang Masrukhan merebahkan diri di salah satu ruangan di kantor. Dalam mimpinya, kembali beliau melihat beberapa gadis menari, gambarannya sama persisi seperti yang beliau lihat di lantai atas kantor APN semalam.

 

Sejenak kang Masrukhan merenung kira-kira pertanda apa mimpinya itu.

 

Kang Masrukhan pamit ke Jepara menemui pak leknya yang kebetulan juga menuruni ilmu supranatural dari mbah Supardi, kakek kang Masrukhan. Pak leknya mengantar kang Masrukhan menuju keraton Solo pas pada saat itu ada Royal Wedding di keraton Solo.

 

Di keraton Solo, memang kang Masrukhan menyaksikan langsung ada banyak gadis yang menari-nari dengan lemah gemulai. Namun masih ada yang mengganjal perasaan kang Masrukhan. Bukan itu yang beliau inginkan, batin beliau.

 

Akhirnya beliau kembali ke Kudus dengan perasaan hampa. Dalam perjalanannya itu kang Masrukhan kembali didatangi mimpi yang sama. Kali ini ada seorang gadis ayu yang ikut menari di tengah-tengah tarian beberapa gadis.

 

Tersadar bahwa itu adalah sosok Kanjeng Putri Roro Jonggrang, kang Masrukhan pun bertolak menuju Prambanan. Selama perjalanan ke Prambanan tak henti-hentinya kang Masrukhan mengucap maaf atas kelalaiannya.

 

Sesampainya di Prambanan, segera kang Masrukhan mengadakan ritual di pelataran candi. Benar ternyata, dayang-dayang Prambanan kembali datang menari-nari dengan indahnya. Suara gemerincing gelang kaki para penari pun terdengar sangat nyaring.

 

Semalamam kang Masrukhan disuguhi tarian dari dayang Prambanan. Tepat saat tengah malam, dayang-dayang menghilang. Suasana kini menjadi sunyi senyap. Datanglah Kanjeng Putri Roro Jonggrang menghampiri kang Masrukhan.

 

Saat pagi menjelang, samar-samar terlihat sesuatu yang bercahaya di balik reruntuhan candi sewu. Beliau pun menghampirinya. Dan sama seperti sebelumnya bahwa ada sebuah mustika di sana.

 

Setelah melakukan penerawangan, tampak energi pengasihan di dalamnya. Mungkin ini adalah wujud kasih sayang antara Kanjeng Putri dengan para dayang-dayangnya.

 

 

 

 

 

Alamat Kantor


Perum Pankis Griya - Rumah No.1

Jl. Pakis Raya, RT.01/06, Jepang Pakis

Jati, Kudus, Jawa Tengah,

Indonesia - 59342

 

 

Call Center 1


Telepon & SMS: 085712999772

 

WhatsApp: 085712999772

 

Email: spiritualpower88@gmail.com


 

 

Call Center 2


Telepon & SMS: 082223338771


WhatsApp: 082223338771


Email: bagianpemesanan@gmail.com

 

Untuk respon cepat silahkan

Telepon/SMS

 

*Note : Kode area Indonesia (+62)

Contoh : +6282223338771

 


 

Hari dan Jam Kerja

Call Center Kami


Senin-Sabtu, pukul 08:00-16:00 WIB

Sebelum datang, harap telepon dulu.

 

 

Praktek Supranatural Resmi


Terdaftar di Dinas Kesehatan & Kejaksaan

STPT DINKES: 445/515/04.05/2012

KEJARI: B-18/0.3.18/DSP.5/12/2011

 

Lihat Bukti Legalitas - Klik Disini